You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Di Protes Warga, Pembangunan RPTRA Cideng di Lanjutkan Kembali
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Pembangunan RPTRA Taman Tidore Dilanjutkan Kembali

Proyek pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jalan Tidore RW 05, Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat akhirnya dilanjutkan kembali setelah terhenti akibat diprotes dan disegel warga. Protes terjadi karena warga menganggap pembangunan RPTRA tersebut tidak sesuai dengan desain serta perencanaan pembangunan yang disepakati warga.

Seluruh aspirasi warga kita akomodir dan mereka pun setuju pembangunan RPTRA dilanjutkan

Camat Gambir, Fauzi, mengatakan, pihaknya sudah melakukan musyawarah dengan warga pada Sabtu (2/5) lalu. Hasilnya, warga sepakat pembangunan RPTRA dilanjutkan. Bahkan, spanduk berisi penolakan juga sudah diturunkan.

"Seluruh aspirasi warga kita akomodir dan mereka pun setuju pembangunan RPTRA dilanjutkan," kata Fauzi, Senin (4/5).

7 Mei, RPTRA Cideng Diresmikan

"Prinsipnya, warga mendukung, hanya terjadi kesalahpahaman saja dan nantinya taman tersebut diperuntukkan untuk mereka," sambungnya.

Warga juga sudah tidak mempersoalkan mengenai pembongkaran kantor RW dan sekretariat karang taruna. "Kantor RW itu tetap akan dibongkar karena berada di atas jalur hijau dan melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB). Nanti, kantor RW akan dipindah ke dalam," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6308 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3834 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3130 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2987 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1610 personFolmer